Suumber Informasi : https://corona.sumbarprov.go.id/details/detail_master_berita/116
Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan 19 kabupaten/kota di Sumatera Barat sepakat memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga 29 Mei 2020.
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi bersama bupati dan walikota se Sumbar melalui Rapat Terbatas menggunakan Video Conference (Vidcon) di ruang kerja gubernur, Selasa (5/5/2020).
"Memang betul, kita tadi sudah sepakat untuk PSBB Sumatera Barat diperpanjang terhitung mulai besok 6 Mei hingga 29 Mei 2020, kita sesuaikan dengan Tanggap Drarurat Bencana pusat. PSBB ini diperpanjang dengan mempertegas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 dan Permenkes 9 tahun 2020," ucap gubernur.
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan pada PSBB tahap kedua ini, diberikan peluang kota dan kabupaten untuk melakukan kelonggaran. Terutama daerah-daerah, kawasan atau nagari, RT/RW, atau kompleks yang sudah dipastikan negatif berdasarkan hasil tes swab atau zona hijau.
Lima daerah yang masih zona hijau, yaitu Kabupaten Solok Selatan, Limapuluh Kota, Sijunjung, Kota Solok dan Sawahlunto. Lima daerah itu hingga hari ini tidak ditemukan kasus Covid-19 di Sumbar.
“Tapi, untuk dinyatakan negatif itu harus ada pernyataan resmi dari pemprov Sumbar. Lalu mesti ada kesepakatan masyarakat sesuai kearifan lokal. Misalnya, untuk menghidupkan kembali aktivitas di masjid,” jelasnya.
Sementara daerah yang masih zona merah atau ada pasien positif Covid-19, kata Gubernur harus ada ketegasan, dengan tidak memperbolehkan kendaraan luar masuk ke Sumbar, kecuali kendaraan sembako dan alat kesehatan.
Faktanya dari 221 yang positif di Sumbar berasal dari luar yaitu para pemudik yang masuk ke Sumbar. Awalnya ada 38-40 orang yang positif masuk dari daerah pandemi Covid-19 terus menyebar ke yang lain.
"Untuk itu perlu ketegasan petugas diperbatasan untuk melarang semua kendaraan penumpang yang masuk ke Sumbar," kata Irwan Prayitno.
Kemudian untuk local wisdom atau kearifan lokal, diberikan peluang kepada bupati dan wali kota melaksanakannya sesuai dengan protap covid-19.
Irwan Prayitno beralasan PSBB diperpanjang karena keadaan darurat nasional Covid-19 akan aktif hingga 29 Mei 2020. Sebagai antisipasi peningkatan orang masuk dan keluar Sumbar pada masa lebaran.
Selanjutnya Gubernur Sumbar mengucapkan terima kasih pada Kapolda Sumbar dan jajarannya yang melakukan aksi perlawanan terhadap Covid-19 dengan melarang para pemudik masuk ke wilayah Sumatera Barat.
BIRO HUMAS SETDA SUMBAR
Sumber Informasi Resmi : https://covid19.go.id/peta-sebaran

Tanggal-Tanggal Penting :
| Pembelian PIN dan Pendaftaran Online | : | 5 Mei - 1 Juli 2020 |
| Ujian TPA dan TOEFL | : | 4 Juli 2020 |
| Ujian Wawancara | : | Jadwal menyusul (bisa dilihat 2 hari sebelum ujian TPA dan TOEFL pada http://pasca.unand.ac.id) |
| Pengumuman Lulus | : | 14 Juli 2020 |
Uang Pendaftaran :
Persyaratan Umum :
IPK Minimum 2,75 atau <2,75 jika memiliki pengalaman kerja
Persyaratan dan Kelengkapan Berkas yang di upload dan diserahkan :
Seluruh berkas pendaftaran diupload di http://pendaftaran.pmb.unand.ac.id dan di bawa pada saat tes wawancara
Prosedur Pendaftaran :
Alur Prosedur Pendaftaran :
Narahubung :
Berkas yang terkait Penerimaan Mahasiswa Baru :

Gladi Resik Akan Di adakan Jam : 11.00 WIB , Tanggal 7 Mei 2020
Alamat Virtual : https://meet.lync.com/adm.unand.ac.id/vinduik/QTX1ZLPT
Sumatera Barat, khususnya daerah Kota Padang telah mengalami peningkatan jumlah penderita Covid-19 dengan cukup signifikan. Menyikapi hal tersebut maka, Senin, 4/05/2020, Fakultas Keperawatan Universitas Andalas, melalui Tim Bencana Fakultas Keperawatan, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengahadapi pandemic Virus Corona.
Pengabdian ini dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan, yang diawali dengan pembagian sembako kepada Civitas Akademika Fakultas Keperawatan bertempat di Fakultas Keperawatan yang dibuka langsung oleh Dekan. Dalam sambutannya Dekan menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat bermanfaat dan membantu civitas akademika. Pada hari yang sama, Dekan juga secara resmi meluncurkan website bencana Fakultas Keperawatan yang akan mengelola seluruh kegiatan terkait bencana Fakultas, menjadi pusat informasi, dan membuka hotline siap siaga bencana Fakultas.
Tim Bencana Fakultas Keperawatan juga melakukan kegiatan pengabdian terpusat masyarakat di Kelurahan Limau Manis Kota Padang. TKegiatan diwali dengan pembagian sembako kepada warga masyarakat yang membutuhkan, yang kemudian dilanjutkan dengan melakukan sosialisasi terkait Covid-19, berupa pencegahan-pencegahan yang harus dilakukan dan hal-hal yang harus dihindari. Sosialisasi dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Lurah Limau Manis, Kepolisian (Polsek), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Komando Rayon Militer (Koramil) 05/Kuranji Pauh, dengan menggunakan kendaraan berkeliling ke seluruh kelurahan Limau Manis. Diharapkan sosialisasi ini dapat benar-benar memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam menghadapi dan mencegah mata rantai virus Covid-19. Tim juga memberikan perhatian khusus untuk tempat-tempat keramaian seperti musholla dan pasar kelurahan dengan melakukanpemberitahuan langsung, penempelan poster dan pembagian masker.
Tim Bencana Fakultas Keperawatan juga direncanakan akan melakukan pembagian APD dan vitamin di Puskesmas Pauh dan juga RS Universitas Andalas untuk masyarakat terjangkit ataupun resiko yang membutuhkan. Untuk waktu pelaksanaan masih menunggu konfirmasi dan koordinasi dengan tim puskesmas dan Rumah Sakit.
Hingga hari ini, Fakultas Keperawatan juga telah melakukan penggalangan dana untuk diserahkan kepada civitas akademika baik dosen, tenaga kependidikan, maupun mahasiswa yang membutuhkan. Di lingkungan Universitas tim bencana akan melakukan penginformasian mengenai disinfektan yang tepat bagi CS Universitas yang diharapkan dapat menjadi panduan dalam melakukan kegiatan kebersihan di lingkungan Universitas.
Diharapkan, melalui rangkaian kegiatan pengabdian kepada masayarakat ini tim bencana Fakultas Keperawatan Universitas Andalas dapat memberikan aksi yang membantu masyarakat secara langsunng dan membantu pemerintah dalam menghadapi Covid-19

Rektor Universitas Andalas Prof. Dr. Yuliandri, SH. MH melantik Wakil Dekan I, II, dan III Fakultas Keperawatan Periode 2020-2024 di Convention Hall Universitas Andalas (04/05/2020) secara tertutup menggunakan protocol kesehatan dan media live streaming. Dengan disaksikan oleh Dekan terpilih Fakultas Keperawatan periode 2020 – 2024, Hema Malini, S.Kp, MN., PhD, Rektor melantik Nelwati, S.Kp, MN, PhD (Wakil Dekan I), Esi Afriyanti, S.Kp, M.Kes (Wakil Dekan II), dan Mohd. Jamil, S.Kp, M.Biomed (Wakil Dekan III) sebagai bagian dari pimpinan Fakultas Keperawatan.
Dalam Sambutannya Rektor menyampaikan harapan-harapan khusus kepada masing-masing wakil dekan yang dilantik. Kepada Wakil Dekan I, dititipkan pesan agar dapat menata proses akademik dengan baik terutama dengan tidak adanya penundaan kegiatan dalam situasi Covid-19, maka diharapkan dapat menjaga proses pembelajaran agar berjalan dengan baik dan tidak merugikan mahasiswa. Kepada Wakil Dekan II, disampaikan agar dapat memilah prioritas yang perlu dilakukan. Dan untuk Wakil Dekan III dititipkan kegiatan kemahasiswaan yang berinovasi dan kreasi, serta bersama Fakultas Kesehatan lain diharapkan dapat melakukan hal khusus terkait Covid-19, termasuk fokus pada KKN tematik.
Secara umum Rektor menyampaikan pesan agar pimpinan Fakultas Keperawatan yang dilantik dapat mengemban amanah dengan baik sebagai pertanggung jawaban tidak hanya kepada dinas tetapi terutama kepada Allah SWT. Rektor juga menambahkan harapan kepada Dekan bersama Wakil Dekan yang telah dilantik untuk dapat saling berkoordinasi dalam menghadapi kepentingan terkait Fakultas dan juga Universitas. Salah satunya, dengan situasi Covid-19, dalam menghadapi kebijakan-kebijakan yang telah dan mungkin akan muncul, dititipkan pesan agar semua proses di dilaksanakan dengan hati-hati. Rektor mengingatkan walaupun dalam kondisi darurat pertanggungjawaban tetap dilaksanakan secara normal.
Tidaklupa, Rektor menyampaikan ucapan terimakasih kepada Vetty Priscilla, S.Kp, M.Kep, Sp.Kep.Mat, MPH (Wakil Dekan II Periode 2016-2020) dan Dr. Ns. Meri Neherta, M.Biomed (Wakil Dekan III Periode 2016-2020) yang telah bekerja secara maksimal mendukung program Fakultas Keperawatan dan Universitas Andalas.
Secara terpisah, Dekan Fakultas Keperawatan juga menyampaikan harapannya Wakil Dekan I, II, dan III yang telah dilantik akan mampu bekerjasama dan berkolaborasi dengan baik dalam mencapai visi Fkep BIG 2024, Berkualitas, Inovatif dan Global.
Semoga kedepannya Fakultas Keperawatan dapat menggapai visi-misi nya dengan baik dan terdepan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian.
Link : https://fkep.unand.ac.id/tanggapbencana/

Sebelah kanan atas ada tulisan tanggap bencana, di klik langsung masuk ke link waspada covid-19 milik fkep. ke depannya web link ini akan kita kembangkan menjadi web link tanggap bencana, shg setiap ada bencana, maka isi web ini akan disesuaikan. jika ada bapak/ibu yang ingin berkontribusi dalam mengisi web (ada bahan) silahkan kontak kaprodi s1 bu yanti.
We have 23 guests and no members online
Sekretariat Fakultas Keperawatan UNAND
Lantai 1, Gedung Fakultas Keperawatan Universitas Andalas